Senin, 29 Maret 2010

TIPS MEMILIH HARDDISK

1.  Jangan Tergiur Harga Murah
Harddisk yang diproduksi oleh distrobutor resmi disertai dengan garansi, maka harganya cenderung sedikit lebih mahal. Anda tidak bisa mengklaim garansi atau service jika ada kerusakan kepada distributor yang bersangkutan, karena akan terdeksi dari serial numbernya.
2.  Perhatikan Mereknya
Tahukah Anda? Masih ada saja perusahaan atau vendor harddisk yang sudah bangkrut, tapi produknya masih beredar bebas dan diperjual-belika. Misalnya; Conner sudah tidak ada lagi, tapi merek ini masih beredar di pasaran. Usahakan juga, jika Anda ingin menambah jumlah harddisk Anda, usahakan beli dengan merek yang sama dengan harddisk yang lama atau sebelumnya, agar kecepatan kinerja harddisk tidak berkurang dan tetap kelihatan cepat.

3.  Lihat Kondisi atau Usia
Untuk harddisk yang berkapasitas kecil{1,7G, 2,1G dll} bisa jadi harddisk bekas. Tapi yang harus diperhatikan ketika Anda membeli harddisk bekas, jangan sekali-kali membeli harddisk yang sudah pernah diperbaiki {Anda tentunya tidak akan mengetahui sejauh mana kerusakan yang terjadi pada harddisk tersebut}, hal ini jelas terlihat dari segel yang telah rusak atau terputus.

4.  Perhatikan Kapasistas Harddisk
Sebelum Anda membeli harddisk, tentukan dulu berapa kapasitas yang dibutuhkan oleh sistem operasi yang akan Anda gunakan. Itu sangat mempengaruhi kapasitas harddisk yang tersisa yang nantinya digunakan sebagai tempat penyimpanan data dll. Jangan pernah memperhitungkan selisih nominal harga harddisk yang ingin Anda beli. Ingat, penjual hanya berupaya menghabiskan stoknya, tapi Anda membeli dengan tujuan tertentu.

5.  Jangan Percaya Omongan Tentang Kecepatan
Maximum transfer rate, jangan percaya begitu saja terhadap slogan ini. Angka kecepatan bisanya diperoleh dari kecepatan transfer antar memori komputer dengan cache harddisk, sedangkan untuk mengetahui angka yang lebih baik adalah sustained transfer rate, karena menunjukkan kecepatan transfer sesungguhnya antara harddisk dan memori komputer. Cara yang terbaik untuk mengetahui kecepatannya adalah mencoba perintah baca dan tulis yang sesungguhnya.

6.  Perhatikan Putarannya
Loading data yang cepat, meruapakan salah satu bukti bahwa harddisk Anda mempunyai angka Rpm (rotasi per menit) yang tinggi atau besar. Misalnya; harddsik dengan 7200 Rpm akan banyak permintaannya untuk prosesor yang cepat atau untuk aplikasi game atau grafis.
 
7.  Perhatikan controller-nya
Perhatikan kecepatan harddisk dan controllernya, khususnya untuk harddisk SCSI. Harddisk yang cepat tapi memiliki controller yang lambat, maka kecepatan harddisk tersebut hanya sama dengan kecepatan controllernya, begitu juga sebaliknya. Suatu sistem beroperasi pada komponennya yang paling lambat. Hal ini harus diperhatikan kompatibel antara keduanya.

8.  Check dengan Utility HDD
Tentulah sangat urgent jika yang kita bahas itu tentang pemeriksaan dengan utility terhadap kondisi harddisk yang sesungguhnya, yaitu untuk mengetahui apakah harddisk tersebut terdapat bad sector atau tidak. Pertama, terlebih dahulu menggunakan Fdisk, kemudian Anda format harddisk tersebut, setelah itu lakukan pemeriksaan area silinder menggunakan perintah Scandisk. Namun, Anda dapat juga menggunakan utility yang lebih baik, yaitu menggunakan Disk Manager.

for more information, read Panduan Praktis Merawat Harddisk Bagi semua orang, Ramdani Nazarudin, Elex Media Komputindo.

0 komentar:

Posting Komentar